Berbagi Pengalaman soal SIM Keliling
Proses Mengurus dan Persyaratan eKTP DKI Jakarta
ACARA TAHUN BARU 2013 di JAKARTA ENAK NYA KEMANA YA ?
Pendaftaran CPNS Kementrian Hukum dan HAM Online Menuai Protes
Kedai Pelangi Jalan Sabang : Tidak saya rekomendasikan

Proses Mengurus dan Persyaratan eKTP DKI Jakarta

06 JANUARY 2016 • 4,527 Views
Agak ribet dan mesti bersabar jika urusannya dengan kelurahan. Mesti Bapak Gubernur sudah mati matian memperbaiki kinerja jajarannya namun sepertinya budaya lama tidak dengan mudah bisa terkikis. Buktinya saya urus mutasi sampai jadi hampir 3 bulan.

Kebetulan KTP saya belum eKTP dan sudah habis beberapa hari lalu. Karena alamat masih alamat yang belum ter update,  maka sekalian saja dech saya urus mutasi alamat dari alamat lama ke alamat baru. Sebenarnya sich di alamat lama saya sudah terdaftar untuk diganti menjadi eKTP . Sudah sempet photo dan ambil data lainnya. Tapi dari mulai pembuatan hingga kini tidak kunjung selesai juga. Sampai akhirnya masa berlaku KTP Saya habis.

Proses mutasi dimulai . Kira kira step nya seperti ini :

  1. Lapor ke pak RT dan RW lokasi lama. Dari sana saya mendapatkan surat keterangan pindah ke lokasi baru. Untuk proses yang ini agak ribet jika kita memiliki pak RT dan pak RW yang bekerja. Setiap siang ga pernah ada malam sudah istirahat. Dan saya baru berhasil mendapatkan tanda tangan kedua pejabat itu setelah seminggu. 
  2. Kemudian lengkapi surat keterangan tadi dengan KTP dan Kartu keluarga yang lama. Selanjutnya saya melapor ke pak RT di lokasi baru. Dari pak RT saya diberikan surat keterangan yang sudah ditanda tangani untuk kemudian dibawa ke pak RW untuk  minta tanda tangan persetujuan. Untungnya di lokasi yang baru pak RT dan pak RW nya sudah pensiun. Jadi sehari langsung bisa mendapatkan surat keterangan.
  3. Semua dokumen yaitu KTP, KK, Surat keterangan dari tempat lama dan surat keterangan dari alamat baru dicopy 2 rangkap.
  4. Datang ke kelurahan dan serahkan satu rangkap photocopy untuk dibuatkan kartu keluarga baru. Ingat yang asli disimpen ya. Sedangkan yang photocopy satu rangkap lagi kita berikan saat mau ambil Kartu keluarga jika sudah jadi untuk dicocokkan oleh petugas kelurahan. 
  5. Kartu keluarga akan jadi setelah 1 minggu atau 2 minggu. Tinggal serahkan photocopy dokumen di langkah no. 4. Setelah jadi maka kita diharuskan ke pak RT lagi untuk minta tanda tangan dan cap. Setelah itu dokumen kartu keluarga kita bawa lagi ke kelurahan untuk minta tanda tangan pak Lurah. Kalau pak Lurahnya ada maka satu hari selesai, tapi jika pak Lurah tidak ada ya tergantung dianya pulang kapan.
  6. Setelah itu kita photocopy kartu keluarga oleh petugas akan dijadikan satu dengan dokumen kita yang lain . Di situ kita diharuskan mengisi formulir. Formulir ini adalah bukti kita akan diambil photo nya dan sebagai bukti kalau kita mau ambil e KTP nya.
  7. Pengalaman saya silakan tunggu 2 atau 3 bulan. Lamaa kann.
Yang tidak mengenakkan dari pengurusan eKTP ini adalah tidak ada prosedur yang jelas. Mana yang harus diphotocopy mana yang harus diserahkan dan lain sebagainya. Jika kita tanya petugas yang berbeda jawaban nya bisa beda. Semua disimpen tidak rapi. Jadi pastikan anda mempunyai salinan dokumen karena banyak kasus dokumen ilang. Masih serampangan sekali kerjanya.
Dan lamanya itu lho. Kalau online harusnya ga lama kan.. tinggal print. Tapi entahlah apa yang terjadi di belakang layar. sampai harus menunggu 2 atau 3 bulan.

Komentarin dong ah!

Alam Suhendar 07 June 2016 18:38
seriusan nih sampai nunggu 3 bulan.. wahh edan ya jaman kayak gini bikin KTP kok masih lama banget.
Agustinus 06 June 2016 07:55
Biasa lah. namanya mental pegawai negeri. jika ada yang sudah kenapa mesti dibuat mudah. Makanya untung banget seumur hidup tuh umur KTP jadi ga berurusan dengan mereka lagi